THIS MEANS WAR – MOVIE REVIEW

Hari ini gw habis nonton film This Means War. Dari rumahpengennya nonton Chronicle atau This Means War, ternyata di bioskop udah ga ada Chronicle, akhirnya nonton This Means War. Pilihan film laen di bioskop kurang menarik perhatian gw,  yaitu Ghost Rider 2, The Grey, DiLema dan Malaikat Tanpa Sayap.
Gw mau nonton film ini karena di trailernya bagus, romantic comedy tapi ada actionnya juga. Pertamanya sih gw ajak pacar gw tapi dia kurang excited gitu nonton film romantic comedy, taunya pas film mulai eh dia yang ketawa-ketawa ngakak n bilang ‘bagus juga ya filmnya lucu’.. haha.
Inti ceritanya tuh tentang dua orang sahabat, sama-sama agen CIA yang mendekati cewek yang sama dan akhirnya mereka bersaing untuk mendapatkan hati cewek itu. Persaingan mereka inilah yang akhirnya menimbulkan kelucuan demi kelucuan.

Film ini dimulai dengan sebuah adegan di bar di Hong Kong dimana dua orang agen CIA, FDR(Chris Pine) dan Tuck(Tom Hardy) sedang bertugas untuk mencegah seorang kriminal bernama Heinrich memperoleh senjata pemusnah masal. Somehow misinya berantakan dan mengakibatkan adik Heinrich yang bernama Jonas tewas sehingga Heinrich berniat membalas dendam.

Kemudian FDR dan Tuck kembali ke Amerika sementara Heinrich melarikan diri sambil menyelidiki keberadaan mereka. FDR adalah seorang yang womanizer, kepada orang awam dia mengaku sebagai kapten kapal pesiar. Sebaliknya Tuck adalah seorang yang serius, ingin mencari wanita yang bisa berkomitmen dengannya, sehari-hari dia mengaku sebagai agen perjalanan. Tuck pernah gagal dalam pernikahan dan dia punya seorang anak laki-laki umur tujuh tahun. FDR dan Tuck adalah sahabat dekat, selain mitra kerja.
Tokoh utama wanitanya adalah Lauren Scott (Reese Witherspoon) yang pekerjaannya eksekutif dalam testing produk. Lauren sedang kesulitan menghadapi kenyataan bahwa mantan pacarnya Steve telah bertunangan dengan orang lain.
Singkat cerita, Tuck mendaftar untuk mencari pasangan secara online. Sementara itu Lauren didaftarkan oleh temannya Trish(Chelsea Handler) dalam situs pencari pasangan yang sama. Mereka pun berjanji untuk bertemu. FDR yang tahu kalau Tuck akan nge-date memaksa untuk ikut tapi mengawasi dari jarak jauh. Kencan pun berjalan lancar.
Setelah kencan itu secara tidak sengaja FDR bertemu dengan Lauren dan menyukainya tapi ga tahu bahwa Lauren adalah teman kencannya Tuck. FDR pun memaksa untuk nge-date dengan Lauren. Lauren yang merasa bersalah memacari dua cowok bersamaan diyakinkan oleh Trish kalau itu ga masalah demi mendapat cowok terbaik.
Suatu saat FDR dan Tuck tahu kalau mereka suka dengan cewek yang sama dan memutuskan bersaing untuk mendapatkan Lauren dengan syarat mereka pura-pura ga saling kenal, ga boleh ML, dan biar Lauren yang memutuskan mau sama siapa. Tapi FDR dan Tuck sama-sama menggunakan sumber daya dan teknologi CIA untuk mencari info tentang Lauren dan memata-matai dia. Di sinilah kelucuan demi kelucuan mulai terjadi. Sambil berusaha membuat Lauren suka dengan mereka, FDR dan Tuck juga saling mengacaukan kencan masing-masing.
Pada awalnya Lauren bingung mau milih siapa karena dua cowok itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sampe akhirnya Lauren mutusin buat nelpon Tuck untuk ketemuan makan siang. Di sini persahabatan Tuck dan FDR  sudah mulai hancur karena FDR merasa sudah kalah.

Waktu Tuck dan Lauren makan siang, FDR yang merasa sudah kalah bersaing menemukan bahwa Heinrich sudah datang ke Amerika dan berniat membalas dendam. FDR pun segera menemui Tuck untuk memberitahu hal itu, tapi Tuck ga percaya dan mengira FDR mengacaukan kencannya. Akhirnya mereka malah bertengkar hebat dan Lauren yang marah buru-buru mau pulang tapi malah diculik oleh Heinrich.
Tuck dan FDR pun bekerja sama untuk menyelamatkan Lauren dan memulihkan persahabatan mereka. Akhirnya setelah serangkaian aksi tembak menembak di jalan, Heinrich dan anak buahnya pun tewas, Lauren berhasil diselamatkan. Nah, akhirnya siapakah yang dipilih Lauren?atau malah ga keduanya?Pokoknya endingnya hepi deh.. Haha. (*biar penasaran)
Overall adegannya banyak komedi yang ga disangka-sangka dan lumayan mengocok perut, sementara romantikanya cuma dikit sih, karena dibalut komedi jadi ga terlalu vulgar juga. Buat adegan action menurut gw pengambilan gambarnya kurang bagus, terlalu cepet jadi ga gitu keliatan, tapi tetap lumayan keren sih. Buat hiburan sih boleh ditonton lah film ini kalo lagi santai. Tapi jangan berharap film yang akan membekas di hati atau berkesan, karena film ini lebih banyak komedi dan ringan.
Minggu kemaren sih gw udah nonton film Underworld: Awakening tapi ga bisa bikin reviewnya karena gw ga nonton dari film pertama jadi ga gitu ngerti. Tapi Underworld ini seru, menegangkan, actionnya bagus, bener-bener bikin penonton berasa masuk ke dalam film. Jadi pas filmnya habis tuh rasanya kurang lama n masih pengen nonton. Padahal awalnya gw ga suka lho film yang genre gini dan gelap-gelap (secara ceritanya tentang vampire dan werewolf jadi banyak adegan malam hari dan underground). Ternyata oh ternyata film kayak gini malah membekas di hati (*atau di pikiran*).. wkwk

Habis ini gw masih banyak daftar film yang pengen ditonton, apalagi tahun 2012 kan banyak film bagus yang akan keluar ..*excited*
Advertisements

VALENTINE’S DAY!!

What have you done last Valentine’s day?
Well, I searched for a few ideas for Valentine’s day present for my boyfriend, and I find some Valentine cards idea on www.kwernerdesign.com .. I tried to make some of the cards, here they are..
What do you think about it?
But, what I gave to my boyfriend is totally different. Because I’m busy making those cards, I ended up preparing present to my boyfriend on last minutes. I have bought the present weeks before but I don’t really excited to wrap it because I know he doesn’t care about the packaging but the inside.. 🙂
This is how it looks after I wrapped it..
It’s a chocolate which I wrapped with art paper and I put a self made card on it. Inside that card I wrote “81 things that I love about you”… isn’t that sweeeet? haha. Here is the capture (sorry for the small letters and blur)..
That’s how I celebrated Valentine’s day.. What about you? 🙂

ROOFTOP CAFE BANDUNG – REVIEW

Finally, I have a chance to write again.. yey.. After absent for about a month.. 
This time, I’ll make a review about Rooftop Cafe Bandung. It’s located near my place and I’ve been there twice.
Rooftop Cafe take place in a three stories ‘ruko’ in the complex of Majesty Hotel. There is dining area at the first floor, but the main dining area is on the rooftop (as the name).  While the second story is private area, the third story is kitchen. There is no elevator, so we have to climb stairs (a lot of them) to the rooftop.  Enough to make us hard to breath.
*INTERIOR
So, the rooftop dining area is divided into two, one bigger semi indoor where there is no permanent wall and ceiling. And the other is small outdoor area. The atmosphere is quite cozy. 
In the semi indoor area, the furniture are mostly dark brown rattan, chairs and couch with orange and green cushion color.
The orange and green are perfect combination for dining area, because as we know orange can improve someone’s appetite, while green add freshness. There are also some plants which increase the ‘green’. Here is a few snapshots (sadly it’s wrong view). There is also a bar.

*FOODS AND BEVERAGES
Now, the menu are mostly Western or European with wide variety from breakfast to dinner, appetizer to dessert.
Here are some of them. I’m so sorry I forget their names and prices.. hehe.
The price ranges approximately from IDR 15000 to70000 (I genuinely forget the exact -.-‘). 
For me, all the foods and beverages that I’ve been ordered tasted good.. So, I’m quite satisfied eating here and I’ll come back..
Rating (1-5):
Taste                5
Presentation   5
Price                4
Interior             3
Service           5